STABILITAS KADAR IODIUM DALAM GARAM FORTIFIKASI KALIUM IODIDA(KI) MENGGUNAKAN NaFeEDTA

Authors

  • Sinta Mukti Permatasari Universitas Darussalam Gontor

Keywords:

stabilitas KI, fortifikasi, NaFeEDTA, penyimpanan tertutup

Abstract

Salah satu masalah gizi yang bertanggungjawab terhadap terhadap kualitas pertumbuhan dan kuantitas tubuh manusia adalah GAKI (Gangguan Akibat Kekurangan Iodium). Masalah ini membutuhkan perhatian khusus, karena efek GAKI sangat luas. Salah satunya terkait perkembangan mental dan kecerdasan. Banyak intervensi yang dilakukan di Indonesia untuk mengatasi GAKI, misalnya fortifikasi iodium di garam. Akan tetapi iodium sangat mudah menguap. Oleh karena itu, kita memerlukan metode efektif untuk melindungi iodium agar iodium dalam garam dapat stabil untuk waktu yang lama. Tujuan penelitian ini adalah menemukan metode fortifikasi sederhana untuk iodium dan ferrum. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium selama 1 bulan, dengan pre-post test with control. Garam difortifikasi dengan Kalium Iodida 50 ppm dan variasi NaFeEDTA (0%; 0,02%; 0,05%; 0,1%). Garam disimpan dalam tempat tertutup dan dianalisa dengan metode iodometri setiap 7 hari dalam 1 bulan, diulang dua kali. Retensi KI meningkat setiap pemeriksaan. Peningkatan KI dari yang tertinggi sampai terendah selama 28 hari adalah pada konsentrasi 0%; 0,05%; 0,1%; and 0,02%, p value >0,05. Tidak ada pengurangan kadar KI yang terjadi selama penyimpanan. Hasil uji statistik mengatakan bahwa tidak ada pengaruh variasi penambahan NaFeEDTA terhadap kestabilan iodium dalam garam fortifikasi KI pada penyimpanan tertutup.

Downloads

Submitted

20-05-2026

Published

31-05-2017

How to Cite

Permatasari, S. M. (2017). STABILITAS KADAR IODIUM DALAM GARAM FORTIFIKASI KALIUM IODIDA(KI) MENGGUNAKAN NaFeEDTA. Darussalam Nutrition Journal, 1(01), 8–15. Retrieved from https://nutrition.journal.unida.gontor.ac.id/index.php/dnj/article/view/19