HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI
DOI:
https://doi.org/10.21111/dnj.v10i2.161Keywords:
kadar hemoglobin, kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, remaja putri, status giziAbstract
Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi permasalahan gizi yang perlu mendapat perhatian. Prevalensi anemia di wilayah kerja Puskesmas Simpang Kawat sebesar 85,33%, data Puskesmas Simpang Kawat menunjukkan prevalensi anemia pada remaja putri di SMPN 5 Kota Jambi sebesar 23,33%. Status gizi dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD) merupakan faktor yang berhubungan dengan kadar hemoglobin. Namun, hubungan kedua faktor tersebut dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMPN 5 Kota Jambi belum diketahui secara spesifik sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai faktor yang berhubungan dengan kadar hemoglobin pada remaja putri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan kepatuhan konsumsi TTD dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMPN 5 Kota Jambi. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional pada 62 remaja putri melalui teknik proportional random sampling dari populasi 162 orang. Data status gizi didapatkan melalui pengukuran antropometri, kuesioner untuk mengukur kepatuhan konsumsi TTD dengan dengan skor maksimal 14, patuh jika memperoleh skor 14 dan tidak patuh jika skor <14. Pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan Hb checker dengan Nesco Strip Test Hb, anemia ditetapkan jika kadar Hb <12 g/dL. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Sebagian besar responden memiliki status gizi normal (74,2%), tidak patuh mengonsumsi TTD (54,8%), dan memiliki kadar hemoglobin tidak normal (61,3%). Terdapat hubungan signifikan antara status gizi dengan kadar hemoglobin (p-value = 0,002; koefisien korelasi = 0,393) serta antara kepatuhan konsumsi TTD dengan kadar hemoglobin (p-value = 0,045; koefisien korelasi = −0,255). Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa status gizi dan kepatuhan konsumsi TTD berhubungan signifikan dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMPN 5 Kota Jambi. Remaja putri diharapkan memiliki kesadaran mandiri untuk rutin mengonsumsi tablet tambah darah sesuai jadwal dan anjuran yang diberikan.




















